Rahasia Besar Sepasang Kakek Nenek

Aku tak pernah mendengar pepatah seperti ini, jadi sebagai kepala keluarga yang memimpin anak istri harus makan bagian kepala?

Ibu Tiriku Adalah Ibu Kandungku

“jangan ragukan cinta mama terhadapmu, anakku. Mama menyayangimu dengan tulus” ucap mama sambil membalas pelukanku. Ahhh…. mama, maafkan aku"

Tak Terasa,7 Tahun Sudah

tahukah kau sayang, aku mencintaimu apa adanya, matahari boleh tenggelam,Bulanpun boleh tak membiaskan sinarnya Tapi cintaku padamu, tak pernah padam...

Cinta Tanpa Kata

Ahhhh…. Dia telah kembali, ke manakah dia selama lima tahun ini tanpa kabar? Mengapa tadi tidak langsung menemuinya

Damailah Kau Disana

Tahukah kau arti sebuah kehilangan? Adakah kau rasa, seperti yang kurasa di sini? Mengingatmu, selalu berurai air mataku

Rabu, 03 Juli 2013

Romansa Kehidupan

1313904329429499123
Pic :Irvan & Bella Irvella

Ketika dua pasang mata saling memandang
Ketika dua hati merasakan getaran asing
Dan ketika….. Ada senyum sipu dari sepasang bibir
Saat itu,
Yakinlah Dewi Amor sedang menancapkan panahnya

Ketika kemantapan hati telah dirasakan
Ketika keyakinan diri telah dipastikan
Dan ketika….. dua hati telah disatukan
Saat itu,
 Ikrar janji suci boleh diucapkan

Ketika dalam perjalanan ditemukan aral
Ketika saat kehidupan berjalan terselip onak duri
Dan ketika….. dua anak manusia resah dan tak mampu menghadapinya
Saat itu,
Pergi dan carilah solusi bersama

Ketika dua kubu saling berhadapan
Ketika terselip kemarahan dan emosi
Dan ketika ….. Kata-kata kasar terucap
Saat itu,
Sadarlah tidak ada yang kalah maupun menang
.
Ketika pengertian dan pemahaman sulit di dapatkan
Ketika kata-kata bijak tidak lagi diindahkan
Dan ketika….. Hati nurani telah mati
Saat itu,
 Terlambat sudah untuk memperbaiki diri

Ketika segala usaha telah ditempuh
Ketika tak ada lagi keinginan untuk menyatu
Dan ketika….. Masing - masing telah menjauh
Saat itu,
Renungkanlah hal indah yang pernah terjadi

Ketika keteduhan dan ketenangan susah didapat
Ketika kerinduan dan cinta tak dapat dipertahankan
Dan ketika ….. Asa telah hilang
Saat itu,
Pasrahkanlah diri kepada Tuhan
*****

Waspadai Bahaya Mendengkur

1309743388253198922

“Mendengkur” , memang seringkali membuat orang-orang di dekatnya merasa terganggu. Padahal, orang yang mendengkur pasti juga tidak menginginkan dirinya sebagai pengganggu. Apalagi orang-orang terdekatnya, belum lagi mereka pasti merasa malu saat mereka harus terpaksa tidur sekamar dengan orang di luar anggota keluarga.

Hal-hal demikian sebenarnya tidak begitu menjadi masalah. Yang harus diperhatikan adalah, ada bahaya yang mengintai si penderita yang di sebabkan oleh mendengkur tersebut. Paling fatal, akibat mendengkur dapat menimbulkan masalah kesehatan, kecelakaan dan kematian dini jika tidak segera diobati.

Tahun lalu, Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk pernah menyelenggarakan seminar tentang bahaya mendengkur.Dalam seminar tersebut di jelaskan lebih rinci penyebab dan akibat mendengkur dan memang rumah sakit tersebut menyediakan klinik gangguan tidur dan mendengkur.

Obstructive Sleep Apnea ( OSA)
Apa itu OSA ?  OSA adalah sumbatan nafas yang terjadi saat tidur. Suara nafas saat tidur dapat menjadi keras karena getaran langit-langit lunak dan jaringan lunak lainnya di saluran nafas, dimana vibrasi terjadi akibat turbulensi udara pernapasan karena sumbatan sebagian di saluran nafas atas yaitu mulai dari rongga hidung sampai bagian dalam leher di daerah pita suara. Saat terjadi vibrasi, tonus otot yang menurun karena kondisi tidur akan menyumbat saluran nafas dan menghentikan nafas. Keadaan ini di sebut OSA

Pada saat saluran nafas tersumbat, otak segera mengirimkan sinyal agar segera bangun untuk bernafas. Penderita OSA  biasanya akan terbangun untuk bernafas dan akan segera tertidur kembali tanpa menyadari bahwa ia terjaga sesaat. Oleh karena kondisi henti nafas ini, penderita akan merasa seolah-olah tercekik, bangun dengan berdebar-debar atau berkeringat. Hal inilah yang menyebabkan pada siang hari penderita merasa mengantuk, karena saat tidur malam hari tidak optimal.

Gejala-gejala Sleep Apnea
- Sangat megantuk sepanjang hari/ tertidur pada waktu melakukan aktifitas
-Mendengkur dan berhenti bernapas sewaktu tidur melebihi sepuluh detik
- Saluran nafas sempit

Penyebab Sleep Apnea
- Beresiko terkena penyakit kardiovaskuler. Gangguan pernapasan yang terjadi pada malam hari     menciptakan    kekurangan oksigen yang dapat merusak otak, jantung dan stroke.
- Kegemukan, Karena tidak cukup tidur tubuh seringkali membutuhkan karbohidrat extra, sehingga cenderung makan lebih banyak. Kegemukan adalah faktor resiko berbagai penyakit.
- kecelakaan.  Karena kurang tidur menyebabkan ngantuk, sulit berkonsentrasi dan kehilangan memory di siang hari, sehingga beresiko kecelakaan bila penderita mengoperasikan mesin atau kendaraan.

untuk menghindari bahaya tidur saat berkendaraan di sarankan untuk mengambil jeda setiap 2 - 5 jam. Ketika gejala ngantuk terasa, segera hentikan kendaraan, berjalan-jalan atau tidur sejenak. Akan sulit bagi pengemudi untuk menyadari gejalanya sendiri. Bila terdapat beberapa orang dalam kendaraan, pastikan ada orang yang mendampingi pengemudi untuk mengajaknya berbicara dan mengawasi kesadarannya. Desak pengemudi untuk beristirahat atau menyegarkan diri. Lebih baik mencapai tujuan lebih lambat daripada mengalami kecelakaan.

Siapa saja yang beresiko menderita Sleep Apnea
Resiko lebih tinggi jika memiliki kombinasi faktor-faktor berikut :
- laki-laki
- Usia lebih dari 40 Tahun
- Kegemukan
- Memiliki leher besar/tebal, lidah besar, amandel besar, dagu melipat ke dalam, tenggorokan kecil, atau keluarga mempunyai riwayat Sleep Apnea.

Pengobatan
- Penderita  Sleep Apnea ringan dapat terbantu dengan menurunkan berat badan, perawatan gigi atau operasi amandel ( jika penyebabnya adalah pembesaran amandel).
- Perawatan dengan menggunkan alat yang di sebut Continious Positive Airway Pressure ( CPAP). Alat ini bekerja dengan cara memberikan aliran udara yang bertekanan melalui masker hidung. Aliran udara ini menjaga agar saluran pernapasan tetap terbuka, sehingga timbulnya Apnea saat tidur dapat di cegah.
- Posisi tidur miring di anjurkan untuk mereka yang tidur mendengkur.

Saat ini, mendengkur bagi banyak orang di anggap remeh, sering lolos dari diagnosa dokter karena informasi yang di berikan di anggap tidak penting. Keluhan lemas, ngantuk dan sulit tidur mengarahkan kita kepada bagaimana pola hidup seseorang. Adanya stress dan kondisi kesehatan lainnya yang segera harus  di padankan pada cara penanggulangannya agar sekarang bisa lepas dari penyakit metabolik yang progresif. Jika anda mendengkur, dan mempunyai gejala-gejala di atas, ada baiknya konsultasikan ke Rumah Sakit yang menyediakan pelayanan klinik gangguan tidur dan mendengkur  untuk konsultasi dengan dokter anda.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sumber : Majalah kesehatan.com, WordPress dan  Dr. Roy Panusunan ( Rs. PIK)
Illustrasi : Google

Belenggu


Terpuruk ku di persimpangan jalan
Jatuh ke lubang yang kubuat sendiri
Tak sanggup kubangkit tuk bersihkan diri
Belenggu mengikuti sampai kumati

Jika waktu dapat kuputar kembali
Tentu tak akan kupilih jalan berduri
Kan kulawan semua tirani
Yang membuatku terbelenggu saat ini

Gejolak hati, nelangsa jiwa tak juga pergi
Entah sampai kapan, akupun tak tahu
Wahai… Dalang Agung, bantulah sang wayang
Melenturkan jalan cerita sesuai keinginanMu
Agar belenggu sirna selamanya

Akankah keindahan datang menyapa ?
Akankah kesejukan menghampiri jiwa ?
Akankah kedamaian menjadi nyata ?
Akankah belenggu akan terbuka?
Kan kutunggu saat itu tiba…
*****

Mutisme Elektif



Gambar : akuiniobenk.wordpress.com


“mutisme Elektif” entah mengapa kata ini begitu menarik bagi saya. Jujur, sebelumnya saya sama sekali belum pernah mendengar atau membaca kata ini. atau….. mungkin pernah membaca tetapi saya tidak memperhatikannya secara detail.
Penasaran dengan kata ” Mutisme Elektif” membuat saya mencari tahu apa sebenarnya kata tesebut. dari hasil pencarian saya dari beberapa sumber saya menemukan penjabarannya sebagai berikut ;

“Mutisme Elektif” dapat dikatakan sebagai suatu penyakit terhadap kejiwaan mengenai keterlambatan dalam berbicara karena alasan emosional. dengan kata lain kondisi seseorang yang mampu berbicara akan tetapi enggan melakukannya karena alasan emosional.

Anak yang menderita mutisme elektif, kurang lebih dapat dikategorikan sebagai anak yang pendiam, namun sebenarnya lebih parah dalam menjalani kehidupan sosialnya daripada anak pendiam. ia lebih cenderung memilih untuk menjauhi lingkungan sosial daripada harus berbicara, mengungkapkan perasaan secara verbal kepada orang-orang  di sekelilingnya.

Dan menurut beberapa sumber ternyata Mutisme Elektif lebih banyak dialami oleh anak wanita daripada anak laki-laki.

beberapa ciri seseorang mungkin mengalami mutisme elektif sebagai berikut :
1. Kesulitan untuk berbicara di situasi sosial tertentu, misalnya sekolah.
2. Gangguan komunikasi secara terus menerus
3. Ekspresi wajah kosong saat gelisah
4. Kurang tersenyum ketika cemas
5. Merasa canggung jika gelisah
6. Kesulitan kontak mata saat ber-interaksi
7. Membutuhkan waktu lebih lama dari orang lain saat merespon
8. Tidak nyaman pada kondisi bising,gaduh, dan keramaian
9. Over sensitif

Jika di biarkan  akan mengganggu akdemis si anak, kehidupan sosial dan perkembangan emisional seperti :
1. membentuk rasa cemas yang berkepanjangan
2.Menarik diri dari lingkungan sosial
3. Merasa rendah diri
4. Penolakan dan menurunnya hasil akademis/prestasi baik di sekolah maupun dunia kerja, walaupun tidak semua penyandang mutisme elektif  tidak berprestasi.

Banyak kupasan-kupasan dari berbagai sumber tentang penyakit ini, dan penjabarannya hampir sama satu sama lain. Akan tetapi dari berbagai sumber saya belum mendapat  penjelasan yang memuaskan tentang faktor penyebab dan apakah ada unsur genetika yang ikut andil dalam terbentuknya penyakit ini serta bagaimana meyembuhkan penyakit tersebut selain ke psikiater. Perlu di ingat, tidak semua penderita penyakit ini mampu membayar seorang psikiater mengingat terapi ini bukan dalam waktu yang singkat. 
Apalagi jika lingkungan sekitar tidak mendukung , seperti pengetahuan orang tua dan orang-orang terdekat si-penderita akan penyakit ini. Idealnya, dalam satu keluarga haruslah ada teguran, senda gurau dan dorongan semangat antar anggota keluarga. Si penderita mengalami kesulitan untuk mengeluarkan kata-kata yang dapat di mengerti oleh orang lain secara jelas. Cukup menyakitkan bila seseorang mengalami hal ini, karena ia selalu merasa kesepian justru di tengah keramaian. Ia ingin mengeluarkan kata-kata walaupun sangat ingin mengucapkannya dan saat ia mengeluarkan suara malah terdengar tidak nyambung dengan situasi yang ada. Jadi orang-orang di sekitarnya menganggapnya aneh. Dapat di bayangkan bagaimana jika kita mengalami situasi seperti ini, ….lalu tiba-tiba salah tingkah……?

Menurut buku yang di tulis oleh Yuyun Yuliani ” It's Me, kisah nyata penyandang mutisme elektif ” si penderita cenderung tidak memerlukan orang lain, menyendiri dan merasa kesunyian adalah dunianya, ingin bersosialisasi akan tetapi apa yang di sampaikan dan di lakukan tidak/sulit di terima oleh pendengar/lawan bicara entah karena intonasi yang tidak tepat atau faktor lainnya.Akan tetapi dalam buku tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwa tidak semua penderita mutisme elektif tidak berprestasi dan mereka bukan orang bodoh. Buktinya ia hampir selalu menjadi juara kelas dan dalam bekerjapun ia sangat terampil.Terus terang saya sama sekali belum puas atas hasil pencarian saya tentang mutisme elektif ini, bila rekan-rekan kompasianer ada yang mengerti mohon informasinya.

*****
*Dari berbagai sumber : Kaskus, wordpress.com, buku karya Yuyun Yuliani It;s Me dll

Selasa, 02 Juli 2013

Renungan Malam


Gambar: buyanur.com


Musim berganti masa terlewati
Mahluk hidup mengalami siklus kehidupan alami
Lahir - dewasa - tua - sakit dan mati
Tak satupun yang dapat menghindari
.
Jika kita mengerti hidup hanya sementara
Untuk apa kita bangga akan dosa?
Bukankah lebih baik menimbun pahala?
Sebagai bekal di alam sana
.
Iri, dengki, saling menghujat sesama
Harusnya intropeksi diri, sudah baikkah tingkah laku kita?
Jika kita jujur pasti kitapun sama
Begitu banyak salah dan dosa
.
Ahhhh… Itulah kehidupan umat manusia
Selalu mencari pembenaran atas salah kita
Malu seharusnya kita padaNya
Yang maha melihat tingkah pola kita
.
Jika tiba waktunya detak jantung kita berhenti
Tak akan ada waktu buat kita untuk memperbaiki diri
Lalu…. Mengapa tidak kita lakukan sejak dini?
Agar kita selamat di akhir nanti
*******************
Tangerang, 30 Nopember 2011

Kepak Sayap Merpati Muda

Gambar : idepena.wordpress.com


Kepakkan sayapmu wahai merpati muda
Berjuanglah semampu yang engkau bisa
Walau tak mudah karena kau pemula
Tetapi sudah menjadi kodratmu untuk terbang ke angkasa
.
Dalam hitungan detik, menit, jam, hari dan minggu
Pasti semakin kuat kepakan sayapmu
Saat itu, terbanglah sejauh yang kau mau
Gapai semua angan dan impianmu
.
Merpati muda kini telah beranjak dewasa
Jam terbangnyapun sudah tak terkira
Semua lika-liku kehidupan telah di saksikannya
Ada yang bahagia dan menderita di bawah sana
.
Terpekur dia sesaat dalam ragu
Kemanakah akan kubawa arah terbangku?
Barat, Timur, Utara ataukah Selatan tujuanku?
Sementara semua arah itu begitu asing bagiku.
.
Merpati muda, dengarlah kata hatimu
Gunakan hati nurani tuk menentukan pilihanmu
Karena nurani tidak akan berdusta padamu
Hanya satu pesanku: sejauh apapun engkau terbang, ingatlah akan asalmu.
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
Tangerang, 07 Desember 2011




Dalam Rinai Hujan


Gambar : savingmemoir.wordpress.com


Suara derai hujan bagai irama jeritan hatiku
Mengiris pilu tanpa ku tahu apa sebabnya
Sebersit kenangan lalu mengusik kalbu
Derai hujan, wakilkan aku tuk sampaikan salam rinduku padanya
.
Diafragma melintas di depanku
Secara impulsif menggodaku untuk menyapamu
Andai tak ku tanggung rasa malu dalam hatiku
Tak kan dua kali ku berpikir tuk segera menghubungimu
.
Termangu ku tatap di luar jendela
Tampak olehku sehelai daun jatuh tertiup angin
Bencikah, marahkah sang daun kepada angin,
Yang telah membuatnya terpisah dari bagiannya?
.
Menanti pelangi kan datang setelah hujan reda
Apatah tak sia-sia penantian yang ku lakukan
Akankah pelangi itu akan datang menghiasi angkasa?
Ataukah itu hanya fatamorgana?
*****
Dalam perjalanan pulang kala hujan sore ini.